Garrincha Lebih Baik Dari Pele

22 Aug 2010

garrincha

Bila anda memasuki stadion Engenhao milik klub Botafogo de Futebol e Regatas di Rio de Janeiro, seolah ada sebuah sosok yang selalu mengamati. Tak terlalau besar, namun ia ada di setiap sudut stadion yang juga bernama Estadio Olimpico Joao Havelange.

Manuel Francisco dos Santos alias Garrincha bermain untuk Botafogo selama 12 tahun (1953 - 65). Itulah klub pofesional pertama dan satu-satunya klub yang dibela dari dua tahun setelah keluar dari Botafogo, Garrincha bergabung dengan Corinthians (1966). Potuguesa Caarioc (1967), Atletico Junior (1968), Flamengo (1968 - 69), dan Olaria (1972).

Si Burung Kecil, demikian makna Garrincha dalam bahasa Portugis, adalah salah satu pahlawan Brazil di Piala Dunia 1958 dan 1962. Bukan tanpa sebab bila panggilan lain untuk pria kelahiran 28 Oktober 1933 itu adalah Alegria de Povo, yang bermakna keceriaan bagi orang lain.

Kakinya yang bengkok sepertri huruf X juga membuat Garrincah dipanggil Anjo de Pernas Tortas alias Malaikat Berkaki Bengkok.

Pertanyaan tentang Garrincha akan membuat semua penggemar Botafogo bercerita panjang lebar. Dari penonton hingga petugas keamanan di Engenhao. “Garrincha lebih hebat dari Pele!” Itu suara mereka.

Setiap pertandingan Botafogo di Engenhao, Bendera bergambar Wajah Garrincha akan berkibar di antara bendera klub yang dibawa penonton, menemani patungnya di depan stadion dan dalam Engenhao. Dalam sebuah perbincangan Bola dengan salah satu petugas di Engenhao, Marcelo, kehebaran Garrincha menggiring bola dan memainkan lawan dengan aksi- aksinya membuat sang petugas sampai lupa melakukan kewajibannya. “Garrincha hanya kalah pemberitaan saja. Kalau anda melihatnya, Garrincha jauh lebi hebat dari Pele” ujar Marcelo.

Well, FIFA pun pernah diberitakan menganggap Garrincha punyateknik bermain lebih tinggi dari pele. Tak heran bila kamar ganti untuk tim Botafogo di Engenhao beri namaGarrincha dan milik tamu dijuluki “Pele”. Menyinggung kehidupan pribadi Garrincha, Marcelo tak menunukkan minat seperti awal peerbincang. Obrolan pun langsung terhenti. Tak Cuma Marcelo, sejumlah pelatih junior CBF pun bersikap serupa.

Garrincha dicinta sekaligus dilindungi. Ya, mereka tak ingin bercerita soal perkawinan sang idola yang beberapa kali berantakan sehingga menjadi ayah dari 14 orang anak. Kebiasaan menenggak minuman keras yang akhirnya merenggut nyawa sang penghibur pada 19 Januari 1983.

Source: Bola Tabloid


TAGS Garrincha Lebih Baik Dari Pele


-

Author

Follow Me